Toyota Indonesia sanggup produksi mobil Euro 6

Toyota Indonesia sebagai salah satu pabrikan mobil terbesar di Indonesia sudah sanggup memproduksi mobil dengan sertifikasi  emisi Euro6. Tentu ini menjadi bukti bahwa pabrikan sudah sanggup memproduksi mobil dengan emisi ramah lingkungan. Indonesia sendiri sedang proses menuju Euro4 dimana sebagai langkah awal Pertamina sedang mengupgrade kilang minyak mereka agar bisa memproduksi bahan bakar standar Euro4.

Bukti  Toyota Indonesia sanggup produksi mobil Euro 6

Kemampuan memproduksi mobil dengan standar Euro6 saja bisa di lakukan apalagi untuk standar Euro4. Sebagai bukti bahwa Toyota Indonesia sanggup memproduksi mobil Euro6 adalah dengan di ekspornya Toyota Sienta untuk pasar Singapore. Singapore sendiri sudah memilki aturan resmi standar emisi Euro6, jadi mobil yang beredar di sana harus berstandar emisi Euro6

Dilansir dari okezone, Toyota Indonesia sudah sejak tahun lalu mengekspor  Sienta ke Singapore. Tahun ini lebih ke upgrade emisi gas buang. Perbedaan mendasar antara Sienta di Indonesia dengan Sienta di Singapore ya tentu saja pada regulasi emisi Euro6 dimana untuk di Singapore sudah menerapkan aturan tersebut.  Komponen yang digunakan untuk  memenuhi standar Euro6 adalah hadirnya Catalityc converter.

“saringannya lebih ketat, karena memang Singapore policy dari pemerintahnya mengadopsi Euro6”

Mobil lain yang diekspor adalah Grand Max yang sudah diekspor ke Jepang. Disana Grand Max diberi nama Town Ace dan Lite Ace. Dijepang adalah negara maju dan sudah menerepakan standar Emisi Euro 6. Sekali lagi Toyota Indonesia sudah bisa memproduksi kendaraan dengan regulasi emisi Euro6.

Toyota Motor Manufacturing Indonesia sudah sangat mampu jika harus memproduksi kendaraan dengan spek emisi Euro4 yang akan segera di berlakukan di Indonesia.

Toyota Indonesia sanggup produksi mobil Euro 6
pict : okezone

Baca juga info pilihan kami dibawah initoyota

Ekspor sienta sendiri ke Singapore menyesuaikan ddengan permintaan mereka di negara tersebut. jumlahnya berkisar 30-50 unit per bulan. Jadi ditunggu saja Indonesia akan menuju Euro 4.

Post Author: goozir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *